Tampilkan postingan dengan label Jalaluddin Rumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalaluddin Rumi. Tampilkan semua postingan

Dua Ratus Sembilan

Singa terlihat paling tampan ketika sedang mencari mangsa.
[Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri - penyair sufi Persia,Lahir 30 September 1207 Masehi di Balkh kota Khurasan, Afghanistan dan meninggal pada 17 Desember 1273 Masehi di Konya,Turki.]

Seratus Sembilan Puluh Delapan

Cinta yang dibangkitkan oleh khayalan yang salah dan tidak pada tempatnya bisa saja menghantarkannya pada keadaan ekstasi.
Namun kenikmatan itu, jelas tidak seperti bercinta dengan kekasih sebenarnya kekasih yang sedar akan hadirnya seseorang.

[puisi Kearifan Cinta, Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri - penyair sufi Persia,Lahir 30 September 1207 Masehi di Balkh kota Khurasan, Afghanistan dan meninggal pada 17 Desember 1273 Masehi di Konya,Turki.]

Seratus Sembilan Puluh Tujuh

Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata,
Kusimpan kasih-Mu dalam dada.
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu,
Segera saja bagai duri bakarlah aku.

[Kutipan Puisi Pernyataan Cinta, Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri - penyair sufi Persia,Lahir 30 September 1207 Masehi di Balkh kota Khurasan, Afghanistan dan meninggal pada 17 Desember 1273 Masehi di Konya,Turki.]

Follower